Menu

Rekom PDIP Masih Misteri, Beberapa Pengurus Dukung Pasangan Abu-Ning Lik

  Dibaca : 187 kali
Rekom PDIP Masih Misteri, Beberapa Pengurus Dukung Pasangan Abu-Ning Lik
Ahmad Bagi, Ketua DPD PAN Kota Kediri saat mendaftar pasangan petahana. (aji)

Memontum Kediri — Hingga 8 Januari 2018 pada tahapan pendaftaran peserta Pilwali Kota Kediri, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Kediri telah komitmen untuk mengusung dr Samsul Ashar yang dipasangkan dengan kader partainya Adi Suwono, ternyata masih misteri.

Karena masih menunggu keputusan dari DPP akan diserahlan ke siapa rekomendasi tersebut. Namun beberapa kader PDIP malah ikut mengantarkan petahana, sebagai partai pendukung. Ini terlihat saat mengantarkan pasangan petahana Abdullah Abubakar – Lilik Muhibah ke KPU Kota Kediri. Terlihat Agus Sumoto, Ketua DPC PDIP Kota Kediri dan Adi Suwono ikut mendampingi penyerahan berkas pendaftaran.

Ketua DPD PAN Kota Kediri, Ahmad Bagi mengatakan, pengusung atau pengusul pasangam Abu-Ning Lik hanya PAN dan Partai Nasdem. Sedangkan PDIP, PKS dan partai Demokrat hanya sebagai pendukung. “Ketiga partai itu, sebagai pendukung sehingga tidak ada komitmen atau Memorandum of Undertanding (MoU) apa-apa. Ya cuma kebetulan kita hanya komitmen untuk membangun Kota Kediri lebih baik lagi, ” katanya.

Bahkan hingga kini, menurut Bagi, pertemuan dengan tokoh PDIP dan Partai Demokrat baru kemarin (7/1/2018) sore. Sehingga dalam pertemuan itu tidak membicarakam apapun terkait komitmen. “Kita hanya omong-omong biasa dan tidak membicarakan program apapun. Apalagi penanda tanganan komitmen,” tuturnya.

Sementara itu, Bambang, ketua tim sukses dr Samsul Ashar ketika dikonfirmasi menegaskan, dia masih optimis rekomendasi PDIP akan jatuh pada dr Samsul Ashar. “Yang datang dan mengantarkan pendaftaran pasangan Abdullah Abubakar – Lilik Muhibah itu pengkianat, kita tunggu sampai besok mas, ” katanya. Sejak awal banyak partai yang akan mengusung dr Samsul, yaitu PDIP, PPP, PKB, Nasdem dan Gerindra. Namum karena dr Samsul belum memiiliki pasangan maka partai yang semula mendukung berpaling ke calon lain. (aji/yan)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!