STIE PERBANAS

Koalisi PKB-Golkar Usung Aizudin-Sujono

  Dibaca : 250 kali
Koalisi PKB-Golkar Usung Aizudin-Sujono
Sujono saat menanda tangani pengambilan rekom dari PPP di Surabaya

Memontum Kediri — Pesta demokrasi tingkat daerah yakni pemilihan walikota Kediri 2018 dipridiksi bakal rame, karena banyak yang menganggap petahana yakni pasangan abadi Abdullah Abubakar- Lilik Muhibah, MPd. I tidak ada lawan, karena sistem yang dibangun Abu selama 5 tahun sudah sangat kuat. Terlebih lagi peran Ahmad Bagi yang selama ini di sebut sebagai AG-0 yang berperan aktif menjadi play maker dibelakang AG-1 Abdullah Abubakar yang memiliki pengaruh yang sangat kuat. Karena Ahmad Bagi disamping sebagai ketua PAN Kota Kediri, ia juga memiliki kekayaan yang sangat besar, memurut orang dekatnya siapapun lawan akan dibeli, sehingga banyak calon yang muncul akan keder duluan.

Namun kenyataanya satu lagi lawan Walikota Kediri Incumben Abdullah Abubakar sudah mulai muncul yakni pasangam Aizudin – Sudjono Teguh Widjaya, SE besok ( hari ini) Rabu (10/01/2018) jam 10.wib. akan mendaftar ke KPU Kota Kediri.

Pasangan Aiz-Jono ini diusung oleh PKB 4 kursi, Golkar 3 dan PPP 2 kursi dewan, bahkan menurut informasi Partai Gerindra yang memiliki 3 kursi di DPR Kota juga akan bergabung ikut mengusung Aizudin menantu KH Anwar Iskandar pengasuh Ponpes Assaidiyyah Jamsaren Kota Kediri.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Golkar Kota Kediri Juwito SPd, mengatakan memang semula terjadi tarik ulur soal rekomendasi partai terkait pasangan Sujono, ” Alhamdulillah rekom untuk pak Jomo telah turun, dan kemarin sore pak Jono ke Sirabaya untuk mengambil rekom dari PPP. Kita seluruh jajaran partai Golkar Kota Kediri akan allout bekerja keras untuk memenangkan pasangan Aiz -Jono, karena pak Jono Kader Golkar, ” katanya.

Sementara itu dr. Samsul Ashar yang selama ini dianggap ” musuh abadi ” Abdullah Abubakar sebentar lagi juga akan tampil, karena dua kendaraan politik yakni PDIP dan Hanura siap menjadi pengusul mengantarkan dr. Samsul untuk menuju balai kota.

Orang dekat dr. Samsul Ashar yang enggan disebut namanya mengatakam, pak dokter masiih bersikap pasif dulu. ” Pokoknya pak dokter pasti akan tampil sebagai calon, karena kehadiran pak dokter sudah ditunggu oleh warga kota, ” katanya.

Kendaraan politik yang akan mengusung dr. Samsul Ashar yakni PDIP memiliki 4 kursi sedangkan Partai Hanura memiliki 2 kursi di parlemem, meski hanya dua partai akan tetapi sudah cukup persyaratan untuk mengusung calon Walikota. (aji/yan)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!