iklan Penerimaan Mahasiswa baru universitas wisnuwardhana

Gus Ipul Pernah Dibully Gara-gara Cium Tangan Megawati

  Dibaca : 150 kali
Gus Ipul Pernah Dibully Gara-gara Cium Tangan Megawati

Memontum Banyuwangi —- Gara-gara cium tangan Presiden ke 5, Megawati Soekarno Putri, Gus Ipul pernah dibully. Padahal Megawati itu adalah ibundanya sendiri. Dalam acara Holaqoh Kebangsaan bertempat di Ponpes Ibnu Sina, Saifullah Yusuf atau biasa dipanggil Gus Ipul menceriterakan, sejak dirinya lepas sekolah SMA, dibawa Gus Dur ke Jakarta dan dititipkan ke Megawati bersama Muhaimin Iskandar.

“Dulunya, saya diajak oleh Gus Dur ke Jakarta ini tidak mau. Karena saya pengen jadi guru di MI, atas desakan Gus Dur, akhirnya bapak saya menyuruh saya ikut Gus Dur di Jakarta,”terang Gus Ipul. Setelah lulus kuliah, lanjut Gus Ipul dirinya dititipkan ke Megawati bersama dengan Muhaimin Iskandar. Saat itu, dirinya selalu mendampingi kemana Megawati pergi.

Cagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ditengah-tengah warga NU dan Kader PKB

Cagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ditengah-tengah warga NU dan Kader PKB

“Setelah saya dititip ke ibu Megawati oleh Gus Dur, saya selalu diajak oleh ibu Megawati, kemana ibu Megawati pergi, saya selalu disampingnya. Kalau pak Muhaimin jarang diajak,” katanya.

Gus Ipul menyesalkan bully yang dilakukan oleh orang yang tidak suka dirinya mencium tangan Megawati hanya karena kepentingan politik. Padahal, menurut Saifullah Yusuf, saat dirinya mengambil rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan dengan tegas Megawati mengatakan, sebenarnya PDI Perjuangan mampu mengusung kader partai yang ada di Jawa Timur, karena ini ada titipan dari para Kiai Sepuh agar mengusung Saifullah Yusuf.

“Saat saya mengambil rekomendasi, ibu Megawati sempat bilang ke saya, saya diberi rekomendasi ini atas titipan para kiai sepuh, kalai tidak ada titipan jelas PDI Perjuangan mengusung Kadernya sendiri, ini kata Ibu Megawati kepada saya, kok saya dibully gara-gara rekomondasi saya sampek di bully, Muhaimin Iskandar kalau ke Bu Megawati ya cium tangan juga, karena saya sama Muhaimin sama-sama dititipkan,” tandas Gus Ipul.

Gus Ipul menambahkan, jika nanti dirinya jadi Gubernur, akan menduplikasi program-program dari bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Karena program-programnya sangat bagus. Dulunya Banyuwangi itu biasa-biasa saja, namun saat ini begitu luar biasa.

“Pak Anas ini bupati terbaik se-Indonesia, makanya saya akan menduplikat program bupati Banyuwangi,”jelas Gus Ipul.

Sebagai contoh, kata Gus Ipul, saat dirinya turun dari pesawat dan diajak melihat Bandara, dirinya tidak melihat adanya AC, tapi ruangan di Bandara sangat sejuk.

“Enak sekali udara di Bandara yang sangat alami, padahal tidak ada AC. Konsep-konsep seperti inilah yang harus dicontoh, termasuk program smart kampung dan peogram-program yang lainnya, yang menjadikan Banyuwangi menjadi maju,”tambahnya. (but/yan)

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!