iklan kpu kota malang

KPU Pastikan Ratusan Pengungsi Syiah di Jemundo Bakal Nyoblos di Sampang

  Dibaca : 69 kali
KPU Pastikan Ratusan Pengungsi Syiah di Jemundo Bakal Nyoblos di Sampang
Ketua KPU Kabupaten Sidoarjo, M Zainal Abidin
Iklan KPU Probolinggo

Memontum Sidoarjo — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo memastikan ratusan pengungsi Syiah yang kini menempati Rusunawa Puspa Agro di Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo bakal menggunakan hak pilihnya di wilayah asalnya yakni di Kabupaten Sampang. Hal ini disebabkan KPU tak diperbolehkan mengeluarkan logistik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur keluar daerahnya.

“Untuk pengungsi Syiah di Jemundo secara administrasi masih warga Sampang. Hasil koordinasi dan konsultasi KPU Sampang, KPU Propinsi Jawa Timur dan KPU Pusat, ratusan pemilih itu bakal dibawa ke Sampang untuk menggunakan hak pilihnya mencoblos Calon Gubernur dan Wakil Gubernur pilihannya,” terang Ketua KPU Sidoarjo, M Zainal Arifin kepada Memo X, Rabu (21/02/2018).

Apalagi, instruksi KPU Pusat lanjut Zainal KPU daerah tidak diperbolehkan membawa peralatan dan logistik Pemilu keluar daerahnya. Oleh karena itu, berdasarkan hasil koordinasi dan konsultasi itu, KPU Sampang menindaklanjuti dengan menggelar Coklit pemilih di Rusunawa Puspa Agro Jemundo kemarin. Hasilnya, total ada pemilih yang tercoklit dan bisa ditemui langsung petugas sebanyak 212 pemilih. Mereka terdiri dari 124 pemilih warga Bluuran, 44 pemilih asal Karang Penang, 88 pemilih warga Karanggayam, dan 32 pemilih warga Omben.

“Berdasarkan laporannya masih ada 5 KK yang belum dicoklit. Atas laporan itu KPU menyampaikan untuk disusulkan dengan menyertakan bukti identitas kependudukan. Karena 55 KK itu tidak berada di tempatnya saat coklit dilaksanakan,” imbuhnya.

Karena hasilnya pengungsi Syiah menggunakan hak pilihnya di KPU Sampang, maka mulai peralatan, logistik dan keamanan bakal dipersiapkan untuk proses pemilihan itu. Rencananya pengungsi Syiah itu bakal dibawa ke Sampang.

“Keamanannya nanti dikoordinasikan antara Polresta Sidoarjo dan Polres Sampang. Harapan kami tidak ada kendala,” tegasnya.

Sementara Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji belum mengetahui pasti pengungsi Syiah itu bakal menggunakan hak pilihnya di Jemudo (Sidoarjo) atau di tempat asalnya di Sampang.

“Kalau pengungsi (Syiah) menggunakan hak pilihnya di Sampang, kami siap membantu proses pengamanannya saat dibawa ke Sampang itu,” pungkasnya. (wan/yan)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!