Connect with us

Gresik

Turun Gunung Ke Gresik, Zulhasan Bicarakan Khofifah-Emil Hingga Capres Dan Insfrastruktur

Diterbitkan

||

Turun Gunung Ke Gresik, Zulhasan Bicarakan Khofifah-Emil Hingga Capres Dan Insfrastruktur

Memontum Gresik — Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) sekaligus Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhasan) mendatangi Gedung Dakwah Muhammadiyah di Jalan Permata No 7 Perumahan Bunder Asri, Kebomas, Gresik untuk menemui kader PAN sekaligus untuk mensolidkan kekuatan partai. Rabu, (18/4/2018)

Bersama rombongan pusat, dalam kunjungannya yang bertajuk “Cangkruk Bareng Zulhasan”, Mantan Menteri Kehutanan Era Presiden SBY ini mengatakan bahwa kedatangannya di Gresik tidak lain untuk Konsolidasi memperkuat Partai Amanat Nasional sekaligus untuk memenangkan Pasangan Cagub dan Cawagub Jatim 2018, Khofifah Indar Parawansah dan Emil Elistianto Dardak.

“PAN menentukan suara bagi pasangan Khofifah dan Emil Dardak, sebab, suara pasangan Gus Ipul dan Guntur Puti ini berimbang. PAN punya 12 hingga 15 persen. Jadi kalau kita solid Insya Allah bisa menang,” kata Zulhasan, Rabu, (18/4/2018)

Terlihat saat kedatangan Zulhasan, ratusan kader dan simpatitas serta masyarakat yang hadir langsung menyanyikan yel yel untuk menyambut Calon Presiden dari Partai Amanat Nasional ini. Zulhasan berujar kalau dirinya dipasang-pasangkan tentunya suatu kehormatan. Selain itu, dirinya tidak menampik jika masih membuka peluang untuk dipasangkan dengan beberapa tokoh. Karena memang hingga kini, sikap partai yang dipimpinnya belum ditentukan.

“Kalau soal Pilpres, kita masih bicara dengan koalisi-koalisi. Karena PAN hanya punya 9 persen kurang, sedang syaratnya kan 20 persen. Jadi harus koalisi, ini lagi bicara-bicara dan setelah Pilkada Jatim nanti baru,” kata Zulhasan, Rabu, (18/4/2018)

Terkait banyaknya infrasruktur yang rusak menyebabkan beberapa kejadian hingga menelan korban jiwa, Zulhasan berkomentar bahwa pihaknya menghargai yang telah dilakukan oleh pemerintah. Tapi juga harus memperhatikan faktor keselamatan. Untuk itu, Kementrian PUPR harus segera melakukan evaluasi agar tidak terjadi lagi ada korban

“Tentunya sebagai wakil rakyat harus ada evaluasi di pemerintah yang mana sudah berjalan baik dipertahankan. Sedangkan kalau ada kekurangan harus diperbaiki,” Pungkasnya. (gbr/sgg/yan)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler