Connect with us

Surabaya

Pemilu Bukan Perang Badar, PAN Serukan Perbanyak Berbuat Kebaikan

Diterbitkan

||

Pemilu Bukan Perang Badar, PAN Serukan Perbanyak Berbuat Kebaikan

Memontum Surabaya – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menghadiri forum Pikiran, Akal dan Nalar bertema ‘Ekonomi, Ekonomi, Ekonomi’ di Hotel Grand Mercure, Grand Mirama Surabaya, Selasa, (5/3/2019). Dalam sambutannya, dengan menggebu-nggebu politisi yang kerap disapa Zulhas ini menegaskan, “pemilu itu bukan perang total atau perang badar, tapi merupakan menentuan arah Indonesia 5 tahun kedepan. Dari PAN bila diberi mandat 12 amanat itulah yang akan kami laksanakan,” sambut Zulkifli Hasan

Duabelas perintah bela rakyat dan umat itu meliputi segenap kader PAN wajib meneruskan perjuangannya kepada nilai-nilai luhur agama, dan pada saat yang sama selalu menjaga kebersamaan ditengah kemajemukan. Seluruh Kader PAN wajib menegaskan bahwa beragama adalah fondasi berbangsa sebagaimana Pancasila menaruh Ketuhanan yang Maha Esa sebagai sila yang pertama.

Lebih lanjut Zulhas mengatakan, haram bagi seluruh kader PAN untuk berkhianat kepada PAN. Sebagai partai yang berkomitmen tegas memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme. Wajib bagi seluruh kader PAN untuk menjaga prinsip fastabiqul khairat (ajakan berbuat kebaikan).

“Kader PAN juga harus melindungi segenap tumpah darah, wajib membela rakyat, umat serta wajib membela kebenaran yang diserukan rakyat. Cinta Islam, cinta umat, cinta kepada rakyat,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Zul, kader PAN juga wajib berada di tengah rakyat, berjuang bersama warga dan wajib berempati. Kader PAN haram menjadi sumber masalah, tapi harus menjadi sumber solusi atau wajib aktif memberi jalan keluar bagi permasalahan rakyat.

Ketua MPR RI ini menambahkan, bahwa kader PAN harus berusaha lebih keras lagi dalam melakukan untuk rakyat dan umat serta berkonsentrasi di dapil masing-masing.

“Kader PAN juga harus berikhtiar untuk Indonesia yang lebih baik. Terus bekerja menyentuh hati rakyat dan umat bukan dengan janji kosong tapi harapan rakyat serta umat. Wajib memenangkan suara rakyat dan memenangkan pemilu,” imbuhnya. (sur/ano/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler