STIE PERBANAS

‘Godok’ Posisi Ketua DPRD Provinsi dan 17 Kabupaten/Kota

  Dibaca : 52 kali
‘Godok’ Posisi Ketua DPRD Provinsi dan 17 Kabupaten/Kota
Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi dan pengurus dalam acara tasyakuran, Minggu (12/5) malam

Memontum Surabaya – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan merespon dominasi perolehan kursi di DPRD provinsi hingga kabupaten/kota. Untuk DPRD Jatim saja, partai berlambang banteng moncong putih ini memimpin perolehan kursi dengan total mencapai 27 kursi dari 120 kursi (22,5 persen).

Ketua DPD PDIP sekaligus Wakil Ketua DPRD Jatim, Kusnadi, mengatakan dirinya ditugaskan partai untuk menduduki Ketua DPRD Jatim. “Kami mendapat kursi terbanyak di Jatim, pasti itu (kursi Ketua DPRD Jatim) menjadi jatah dari PDI Perjuangan,” kata Kusnadi di sela syukuran kemenangan PDI Perjuangan, di Kantor DPD PDI Perjuangan Jalan Kendangsari Surabaya, Minggu (12/5) malam.

Untuk sosok yang bakal ditunjuk sebagai Ketua DPRD Jatim, Kusnadi menegaskan akan mengacu pada peraturan, yang menyebut pimpinan kursi legislatif harus direkomendasikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai.

Penentuan kursi pimpinan DPRD, kata Kusnadi, bukan hanya tingkat provinsi, namun juga di 17 daerah kabupaten/kota di Jatim yang dimenangkan oleh PDI Perjuangan. “Kami bersyukur, PDI Perjuangan menambah perolehan kursi untuk DPRD kabupaten/kota. Kami ada kenaikan 17 kursi menjadi 316 kursi di seluruh kabupaten/kota,” katanya.

Seiring perolehan ini, pihaknya memiliki peluang untuk mengusulkan kader PDI Perjuangan sebagai Ketua Dewan di 17 Kabupaten/Kota serta Wakil DPRD di 13 Kabupaten/kota. “Sehingga, kalau diakumulasikan, PDI Perjuangan akan memiliki kursi pimpinan dewan di 30 dari 38 kabupaten/kota, serta pimpinan kursi DPRD Jatim,” katanya.

PDI Perjuangan berkomitmen untuk menyiapkan kader terbaiknya di jabatan strategis tersebut. Di antaranya, dengan melakukan bimbingan teknis kepada para caleg. “Kami mewajibkan seluruh caleg yang masuk ke dewan harus mengikuti proses pembekalan, termasuk kami yang sudah masuk di dewan. Hal ini dilakukan sebelum para caleg menjabat,” katanya.

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!