Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang

Hormati Partai Pemenang, dr Umar Ambil Formulir Pendaftaran Balon Bupati Malang

  Dibaca : 9 kali
Hormati Partai Pemenang, dr Umar Ambil Formulir Pendaftaran Balon Bupati Malang
dr H Umar Usman MM Saat Mengisi Buku Tamu.(sur)

Memontum Malang – Seperti gencar dibicarakan sebelumnya, akhirnya, dr H Umar Usman MM, Ketua PC NU Kabupaten Malang mengambil formulir untuk pendaftaran dirinya sebagai bakal Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Malang periode 2020-2025 mendatang Rabu (11/9/2019) kemarin.

Kedatangan dokter rakyat di kantor DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jl Mojosari Ngadilangkung Kepanjen ini, disambut panitia pendaftaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang. Kemudian setelah mendapat pengarahan, Direktur RSUD kota Malang ini langsung mengambil formulir pendaftaran.

Disinggung alasan dirinya mendaftar melalui PDI Perjuangan ini, terang dia, untuk merukunkan nasionalis dan religius. Selanjutnya, PDIP salah satu parpol yang membuka pendaftaran pertama kali.

Juga dijelaskannya, Ia sangat termotivasi untuk mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang, melalui PDI Perjuangan.

“PDI Perjuangan adalah partai pemenang. Sehingga, saya menghormati dengan posisi partai ini,” ulasnya.

Dengan mengedepankan program dokter rakyat, itu merupakan salah satu program yang akan ditawarkan kepada masyarakat ketika nantinya mendapatkan rekom, pada Pilkada Kabupaten Malang.

“Kita ingin membuat Kabupaten Malang yang sehat. Sehat mulai pendidikannya, sehat kesehatannya, sehat ekonominya, sehat akhlaknya dan sehat generasi mudanya,” ujarnya.

Bersama jajaran panitia pendaftaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang seusai ambil formulir. (Sur)

Bersama jajaran panitia pendaftaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang seusai ambil formulir. (Sur)

Menurutnya, pencapaian kinerja Pemkab Malang saat ini masih dinilai kurang memuaskan bahkan memprihatinkan. Salah satunya adalah bidang Indek pembangunan Manusia.

“Di Jawa Timur, Indek pembangunan masih ada di nomor 22 dari 33 daerah yang ada. Kita ini pencapaiannya separuhnya tidak ada,” jelasnya.

Terlepas dari itu, dia juga mengaku sudah mendapatkan dukungan dari beberapa sesepuh serta kiai NU di Kabupaten Malang. (Sur/oso)

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!